FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA IMPOR MINYAK BUMI DAN PENANGANANNYA

 


                                                                     sumber: https://www.pngdownload.id/png-rcz1uu/

 

Minyak bumi dapat dikatakan sebagai hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dunia. Dengan berbagai macam jenis dan kegunaan tentu saja kebutuhan minyak bumi sangat tinggi setiap waktunya. Namun, tidak mungkin suatu negara mampu untuk memenuhi kebutuhan minyak bumi sendiri. Untuk dapat memenuhi kebutuhan akan minyak bumi tersebut tentu saja ada cara lain, salah satunya adalah dengan impor dari negara lain. Indonesia merupakan salah satu negara yang tinggi akan kebutuhan minyak bumi. Kebutuhan minyak bumi Indonesia meningkat dari tahun ke tahunnya. Indonesia dapat mengimpor sekitar 1,6 juta barel per hari. Namun,  ketika suatu negara melakukan impor, ada satu hal yang sebenarnya menjadi kendala besar, yaitu harga yang tidak menentu. Pada sewaktu-waktu harga minyak dunia dapat meningkat yang berimbas pula pada harga olahan minyak bumi. Dengan kata lain harga impor juga akan meningkat.

Ada beberapa faktor yang sebenarnya sangat mempengaruhi impor minyak bumi. Faktor pertama adalah kuat atau lemahnya permintaan terhadap minyak dunia. Di era revolusi industri 4.0 penggunaan mesin dan teknologi bukanlah hal yang tabu. Inilah yang menjadi sebab permintaan minyak dunia semakin tinggi. Setelah industrialisasi terjadi dan ketika pertumbuhan ekonomi bagus, penjualan kendaraan bermotor tentunya akan terus meningkat. Padahal penggunaan kendaraan bermotor saat ini sebagian besar masih membutuhkan bahan bakar minyak. Jika hal ini terjadi, maka tentunya harga minyak dunia akan naik bersama dengan peningkatan permintaan. Faktor lain yang mungkin mempengaruhi kenaikan minyak bumi di dunia adalah masalah transportasi. Transportasi yang sering kali tersendat, dapat mengakibatkan harga minyak dunia menjadi lebih tinggi. Karena, untuk dapat melakukan transportasi dengan lancar diperlukan hal-hal seperti biaya, tenaga ahli dalam pengangkutan, dan yang terpenting adalah alat transportasi. Selain kedua faktor diatas, terdapat faktor yang sangat mempengaruhi kenaikan harga minyak dunia, yaitu adalah negara yang mengekspor minyak dunia itu sendiri. Keadaan di dalam dan di luar negara tersebut sangat mempeengaruhi harga minyak dunia. Jika negara tersebut sedang berada dalam kondisi ekonomi yang stabil atau cenderung meningkat, tentu saja harga minyak dunia dapat dikendalikan. Namun, jika keadaan di negara tersebut sedang mengalami kondisi ekonomi yang tidak stabil dan cenderung rentan, maka dapat dipastikan bahwa harga minyak dunia dapat melonjak drastis.

 

Sebenarnya, negara-negara yang mengimpor minyak dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan minyak di negaranya, dapat melakukan cara lain untuk menekan pengeluaran yang berlebihan atas permintaan olahan minyak bumi oleh warga negaranya. Yaitu, dengan cara menggunakan energi alternatif. Dewasa ini, banyak nya para peneliti yang mencari sumber energi alternatif yang dapat digunakan untuk menggantikan kedudukan daripada minyak bumi yang persediaannnya menurun dari waktu ke waktu. Salah satu contoh sumber daya alternatif yang dapat digunakan adalah biodiesel dan biomassa. Produk ini dapat dijadikan bahan bakar alternatif untuk menggantikan kedudukan bensin dan solar, sehingga kebutuhan akan olahan minyak bumi pun dapat dikendalikan. Selain itu, alasan dari menggunakan energi alternatif adalah agar devisa negara dapat meningkat, apabila produksi dari energi alternatif dapat diekspor ke negara lain. Namun, alasan terpenting kenapa kita harus bisa meminimalisir penggunaan dari olahan minyak bumi adalah agar generasi penerus dapat menikmati juga olahan minyak bumi dan tidak mengalami krisis energi.

 

Profil Penulis
Almafitri Octavirany Herawati
Author: Almafitri Octavirany Herawati
Mengenai Penulis